- 2. Proses Grounding
- 3. Pelacakan Kerusakan
Dari hasil tersebut kita bisa menganalisa bagian apa yang bermasalah.
| No | Masalah | Kemungkinan |
| 1 | Indikator padam, layar mati | Power Card AC, Fuse,dan Power Suplai |
| 2 | Indikator nyala, layar mati | Kabel Interface, Brightness Control Horizontal Output,dan High Voltage Anoda CRT |
| 3 | Huruf atau obyek tidak jelas terputus-putus | Contrast Control, Video Output High Voltage Anoda, CRT,dan Kabel Interface |
| 4 | Layar berbentuk oval | Deflction Ykae, Vertical Hold Vertical Line, Horizontal Hold |
| 5 | Sebagaian atas dan bawah bergaris hitam | Vertical Hold Vertical Line |
| 6 | Kedua samping layar bergaris hitam | Horizontal Hold |
| 7 | Layar memutar terus menerus dari bawah keatas atau sebaliknya | Vertical Hold Oscilator Vertical |
| 8 | Layar bergaris-garis penuh | Horizontal Hold, Oscilator Hold |
| 9 | Layar miring ke kiri atau ke kanan | Deflection Yake |
| 10 | Warna layar tidak teratur, bias, atau samar-samar | CRT, Degausing Coil,dan Rangkaian Matrix RGB |
- 1. Mencari Kerusakan pada Blok Power Regulator
- 2. Pelacakan Kerusakan Pada Rangkaian Hrizontal
Secara umum rangkaian horizontal ini terdiri dari oscilator horizontal, driver vertical,dan penguat horizontal. Oscilator akan membangkitkan sinyal-sinyal atau tegangan-tegangan defleksi horizontal dan vertical yang dibutuhkan untuk mengatur scaning garis-garis pada layar CRT secara merata diseluruh permukaan. Sinyal defleksi horizontal mengatur jalannya gerakan berkas electron dari kiri ke kanan/ scaning ke arah horizonta, sedangkan sinyal defleksi vertical mengatur jalanya dari atas ke bawah.
Sinyal oscilator horizontal akan diperkuat oleh driver horizontal sebelum masuk ke penguat horizontal. Ada pun tugas dan fungsi penguat horizontal adalah menghasilkan suatu tegangan dengan bentuk dan amplitudo tertentu yang akan disalurkan ke defleksi horizontal, disamping itu juga untuk menghasilkan tegangan tinggi bagi tabung. Didalam rangkaian horizontal, rangkaian pembangkit tegangan tinggi berfungsi untuk menaikan tegangan antara 10 KV – 50 KV. Sebelum tegangan tinggi ini masuk ke anoda, CRT diratakan/ diserahkan dahulu melalui dioda tegangan tinggi (dioda HVREC). Yang harus diingat didalam melakukan perbaikan horizontal kita harus memakai CPU.
- 3. Pelacakan Kerusakan Pada Rangkaian Vertical
Rangkaian vertikal berfungsi untuk membangkitkan sinyal-sinyal yang berbentuk gigi gergaji yang diumpankan kepada yoke defleksi untuk penelusuran atau scaning secara vertikal pada layar / tabung CRT.
Gerakan scaning ini dilakukan sebanyak 50 kali tiap detik. Agar jalannya scaning pada layar CRT cocok maka ascilator ini disincronkan oleh puls-puls sincron vertical yang datangnya dari CPU.
I. DAFTAR KERUSAKAN PADA MONITOR
| No | Nama Rangkaian | Gejala Yang Timbul |
| 1 | Power Regulator | Indicator padamLayar gelapGambar bergelombang Gambar mengecil horizontal dan vertical |
| 2 | Horizontal | Indicator hidupLayar gelapGanbar terlalu kekiri atau kekanan Gambar terlalu melebar kekiri dan kekanan Raster satu garis vertical Gambar garis-garis hold Gambar terlalu contrast Gambar tidak fokus Ganbar redup/gelap/ kurang terang atau contrast Ada blanking/ gari-garis putih |
| 3 | Vertical | Raster satu garis horizontalGanbar turun naik tidak terhentiGambar memendek ketengah Gambar terlalu tinggi/memanjang keatas Ganbar melebar bagian atas atau bawah Gambar memanjang bagian atas atau bawah |
| 4 | RGB | Tidak ada warnaGambar tidak keluar/ kurang jelasGambar atau tulisan tidak kelihatan tapi raster terang Warna gambar tidak lengkap/warna dasar |
| 5 | Layar/CRT | Indicator hidup layar gelapFilamen tidak menyalaGambar redup/tidak kelihatan Pada waktu power di OFF kan ada cahaya ditengah layar seperti korek api Ada blanking berwarna merah/hijau/biru Ada bercak-bercak warna pada layar |
| 6 | Yoke defleksi | Raster satu garis horizontal/vericalGambar trapesiumGambar berbentuk lingkaran Gambar miring kekiri/ kekanan Warna gambar tidak fokus/terpisah Indicator hidup layar gelap |
- Gambar Gelap
- 2. Gambar Berbayang/Buram(Tidak Fokus)
Ada dua cara memperbaikinya yaitu:
a) Mengganti dengan playback yang baru
b) Mencangkok playback tersebut.
- 3. Warna Kurang Pas (Satu Warna Kurang Dominan).
sumber: http://blog.akmi-baturaja.ac.id/dhelphie/?p=1
Comments
Post a Comment