Skip to main content

Sedikit Tips Kecil Agar Mesin Injeksi Tokcer Lagi





Performa mesin mobil pastinya sangat dipengaruhi kondisi sistem pembakaran bahan bakar. Jika kondisi sistem pembakaran tidak sempurna dapat dipastikan tenaga mobil bakal loyo dan kondisi ini tidak hanya dapat terjadi pada mobil-mobil lawas saja dengan sistem pembakaran konvensional, akan tetapi mobil yang teranyar dengan sistem injection juga dapat mengalaminya.


Memang kondisi pembakaran dapat kembali dioptimalkan dengan melakukan servis berkala, akan tetapi kebanyakan pengguna mobil, yang mungkin termasuk SO'mers masih sangat mengandalkan bengkel umum atau resmi, namun terkadang masih banyak yang tidak melakukan servis berkala secara rutin akibat kesibukan.

Sebenarnya untuk mengoptimalkan kembali sistem pembakaran masih dapat dilakukan sendiri, jika tidak ada masalah dengan komponen-komponen didalam mesin. Berikut sebuah tips simpel untuk mengoptimalkan kembali sistem pembakaran injection agar mesin mobil kembali bertenaga :

Siapkan Peralatan (Tools)
Sebelum melakukannya siapkan terlebih dahulu beberapa peralatan, yaitu :
- Cairan foam injection cleaner yang beredar dipasaran, salah satunya seperti merk G-ZOX,UCU atau DCS
- Kunci 10 mm
- Kunci busi
Langkah Pengerjaan
Untuk melakukannya, sebaiknya dlakukan ditempat terbuka dan sore hari atau ketika mobil sedang tidak dipakai. Selanjutnya ikuti beberapa tahap pengerjaan dibawah ini :


Buka kap mesin, lalu gunakan kunci 10 mm untuk membuka baut selang filter udara yg menuju TB (Throttle Body)


Panaskan mesin mobil sekitar 10 hingga 15 menit
Sambil mobil dibiarkan menyala semprotkan cairan foam injection cleaner ke arah TB. Usahakan mesin terus dalam keadaan menyala ketika sedang melakukan penyemprotan tersebut.

Semprotkan cairan tersebut secara merata sampai kira-kira habis setengah kaleng, setelah itu tahan gas di putaran rpm 3000 sekitar 10 menit lalu biarkan mesin idle sebentar.

Langkah selanjutnya, injak pedal gas mobil sebanyak 2 kali hingga posisi jarum rpm mendekati redline mobil. Hal ini dilakukan untuk membuang sisa kerak kotoran didalam saluran BBM dan ruang bakar mesin.

Biarkan mesin mobil idle sebentar lalu matikan mesin.
Setelah mesin mati, buka busi dengan menggunakan kunci busi, lalu semprot semua lubang busi dengan menggunakan cairan foam injector cleaner
.



Bersihkan busi menggunakan sikat kawat,disarankan ganti dengan yg baru agar pembakaran semakin optimal.
Pasang kembali busi seperti sebelumnya dan jangan lupa selang filter udara juga dipasang kembali dengan rapat dan kuat.
Diamkan mobil semalaman dan ketika pagi hari nyalakan mesin mobil dan biarkan idle.
Injak pedal gas dan tahan di rpm 3000 sekitar 5 menit lalu biarkan mesin kembali dalam posisi idle sebentar lalu matikan.

Setelah melakukan semua langkah-langkah diatas, mobil siap digunakan dan rasakan bedanya.

Buat yang motor ane ga nemu juga gan cuman dapat yang ini

Ada salah persepsi di masyarakat indonesia tentang motor yang menggunakan mesin injeksi, yang katanya ribet lah, lebih mahal lah. padahal kenyataannya motor dengan teknologi injeksi lebih irit 10% dalam konsumsi BBM dibanding motor berkarburator, soal perawatan juga mudah sekali karena tidak perlu bongkar dan stel karbu lagi, jika motor karburator butuh waktu servis selama 30 menit maka motor injeksi hanya butuh waktu 15 menit saja!.

Kenapa koq bisa lebih irit injeksi dibanding karburator?

Itu karena takaran yang diberikan selalu tepat. dari putaran bawah sampai atas perbandingan bensin-udara selalu ditakar pas, Menurut informasi dari Sarwono Edhi, Technical Service Training Manager PT AHM. dimotor injeksi banyak sensor yang mengatur kinerja mesin, debit bahan bakar dan udara bisa disesuaikan kebutuhan sesuai bukaan gas. keunggulan lain, jika motor karburator tergantung dari kondisi lingkungan, jika motor itu berada di tempat lebih tinggi, maka akan lebih boros. begitu juga sebaliknya. tetapi kondisi seperti ini tidak mempengaruhi motor injeksi. karena adanya sensor di motor injeksi buat membaca suhu lingkungan sekitar, jadi debit bahan bakar juga sesuai suhu setempat.

Perawatan mudah

Jika karbu ketika dibersihkan harus dibongkar sehingga membutuhkan waktu lama, belum lagi resiko karena sering dibongkar sehingga beberapa komponen jadi rentan aus,terutama skep pelampung. sedang untuk tipe motor yang menggunakan injeksi rentan waktu perawatan lebih lama, cukup 10-15 ribu kilometer sekali, itu pun cukup di semprotkan injector cleaner. bahkan jika kualitas bengsin yang digunakan bagus, sebenarnya injeksi tidak perlu diapa-apakan lagi. karena selain steril, AHM juga telah membackup dengan filter halus sebelum masuk ke injector biar lebih aman jelas Handy Hariko, Deputy GM Technical Service PT AHM.

Perbandingan

Supra x 125 dengan injeksi dan karburator, honda injeksi bisa mencapai 66 km/liter, dibanding dengan supra x 125 tipe karburator yang cuma sanggup melaju sejauh 59,3 km/liter. cukup lumayan kan.

sumber: kaskus.us

Comments

Informasi Populer Minggu Ini